You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Pananjung
Desa Pananjung

Kec. Pangandaran, Kab. Pangandaran, Provinsi Jawa Barat

Produksi Tempe Terbesar Pangandaran di Dusun Karang Salam Oleh PT. HR

Administrator 03 Agustus 2023 Dibaca 120 Kali
Produksi Tempe Terbesar Pangandaran di Dusun Karang Salam Oleh PT. HR

Pada hari Kamis (03/08/2023) mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata) dari Universitas Pendidikan Indonesia Bandung mengunjungi salah satu UMKM yaitu pabrik tempe terbesar se-kota Pangandaran yakni di dusun Karangsalam yang telah di jalankan oleh generasi kedua dari PT. HR. Dalam kegiatan kunjungan ini Mahasiswa melakukan wawancara kepada karyawan dan tim marketing. Dalam sehari pabrik tempe dapat membuat dan menjual 2 kwintal tempe se-kota Pangandaran. Tempe yang dibuat dalam berbagai ukuran sesuai permintaan pasar dan pesenan perorangan. Dalam produksi tempe terdapat 6 orang karyawan. Satu orang pekerja di bagian perebusan, 4 orang pekerja dibagian percetakan dan satu orang pemilik di bagian marketing. '

Proses pembuatan tempe diawali dengan pencarian kacang kedelai yang berkualitas. Selanjutnya kedelai di rebus dengan pemanasan tinggi agar kedelai matang sempurna. Kedelai yang sudah direbus di tiriskan dan direndam di air dingin semalaman. Keesokan harinya dilakukan proses pengangkatan kulit dan pembelahan kedelai menggunakan alat penghancur. Disini terdapat ampas kulit kedelai, awalnya ampas ini menjadi limbah namun warga sekitan memanfaatkan untuk menjadi pakan ternak sehingga tidak ada lagi ampas kulit kedelai yang terbuang sia-sia. Kedelai yang sudah terbelah di lakukan peragian dengan takaran sesuai warisan keluarga. Pencetakan dilakukan setelah kedelai diberi ragi dengan tiga jenis ukuran berbeda-beda. Pencetakan dilakukan oleh empat orang pekerja untuk mengejar satu hati menghasilkan 2 kwintal tempe. Pencetakan dilakukan dengan bantuan plastik dan cetakan dari kayu yang telah sesuai ukuran, kedelai dimasukkan kedalam plastik dengan rata dan rapi, terakhir diberikan daun pisang sebagai ciri khas dari pabrik tempe PT. HR agar rapi dan tempe tetap memiliki wangi khas dari daun pisang. 
Pemasaran tempe dari PT. HR telah masuk ke seluruh pasar yang ada di kota Pangandaran. Pemasaran sendiri dilakukan oleh pemilik pabrik tempe dengan bantuan kenalan dari generasi satu sang Ayah dan strategi lainnya yang telah diataur oleh pemilik. 
Mahasiswa KKN yang melakukan wawancara juga mendapat kan ilmu bagaimana mencetak tempe. Proses yang dilalui untuk menjadi tempe menjadi hal yang riskan apalagi dalam hal kebersihan. Ditakutkan ketika tempe terkontaminasi akan menghasilkan jamur tempe yang jelek dan tempe akan bolong dan tidak padat sehingga menurunkan harga jual tempe tersebut

APBDes 2026 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 765.347.090,00 Rp 2.624.326.741,00
29.16%
Belanja
Rp 570.464.826,00 Rp 2.696.654.758,00
21.15%
Pembiayaan
Rp 72.328.017,00 Rp 72.328.017,00
100%

APBDes 2026 Pendapatan

Hasil Aset Desa
Rp 7.424.880,00 Rp 47.200.000,00
15.73%
Dana Desa
Rp 224.073.600,00 Rp 373.456.000,00
60%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 320.687.258,00 Rp 1.510.936.741,00
21.22%
Alokasi Dana Desa
Rp 172.001.630,00 Rp 519.814.000,00
33.09%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp 12.750.000,00 Rp 56.000.000,00
22.77%
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota
Rp 28.230.000,00 Rp 113.920.000,00
24.78%
Bunga Bank
Rp 179.722,00 Rp 3.000.000,00
5.99%

APBDes 2026 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp 408.303.027,00 Rp 1.349.840.758,00
30.25%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp 33.600.000,00 Rp 924.030.000,00
3.64%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa
Rp 107.661.799,00 Rp 315.234.000,00
34.15%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa
Rp 2.500.000,00 Rp 32.350.000,00
7.73%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp 18.400.000,00 Rp 75.200.000,00
24.47%